Kamis, 05 April 2018

Yuk Berkreasi



 Membuat  kerajinan tangan, sebenarnya buakan suatuyang sulit tapi ketertarikan saya terhadap kerajinan tangan sedikit.   Tapi setelah mencoba ternyata membuat kerajinan tangan   mengasyikan juga.  Akhirnya saya mencoba membuat kastus dari bahan flannel. Dengan bermodal  menonton youtube.  Sekitar 30 menit mencoba akhirnya kastus pun jadi.  Dasar bahan planel. Kapas . benang, jarum dan guntung adalah modal sederhana  yang cukup  kita gunakan membuat flannel.  Saya membuat model kastus panjang. Semoga nanti bisa  membuat lebih banyak lagi.

#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative



Wonder Women



Nama lengkapnya siti hajariah atau biasa di panggil  Uwa oleh para ibu ibu kompleks. Kalau saya dan suami memanggilnya mama ola. Sebab rentang usianya yang lebih dari 50 tahun membuat  saya dan suami menganggap seperi ibu kami sendiri. Saya baru menengalnya ketika pindah di bogor.  Mamah ola merupakan  salah satu wali murid suami, anaknya bersekolah di tempat suami mengajar. Kini anaknya sudah SMA, Ola nama anaknya.  Mamah ola lah yang mengajari saya menjahit,
 Ibu dari 2 anak ini merupakan salah satu sosok yang saya kagumi. Tentang perjuangan hidupnya untuk tetap struggle di mana beliau  sudah di tinggal wafat suaminya beberapa tahun yang lalu. Dan disii lah kisah itu di mulai.


Sebelum suaminya wafat mamah ola di minta sang suami untuk stay in home, focus mengurus anak anaknya. Mamah ola juga perantau aslinya dari bandung. Singkat cerita  suami beliau meninggal  akhirnya mamah ola memutar otak bagaiman caranya anaknya tetap sekolah. Dengan kepandaian menjahit  dan  bisa merias. Iya pun membuka salon  di rumahnya dan menerima jahitandi rumahnya. Tapi karena pelanggan tidak pasti, sedangkan  kebutuhan ekomomi menuntutnya untuk mencari kecukupan rezeki. Akhirnya ia  membuka jasa antar jemput anak sekolah  di tempat suami mengajar dan di tempat Ola sekolah. Pagi beliau sudah mengantar anak anak dan pulang sejenak ke rumah, kemudian jam 14.00 WIB Beliau menjemput kembali dan baru pulang sekitar jam 7 malam.  Dan sekitar dua tahun ini   beliau juga  mengajar menjahit  di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan, dan menitipkan makan kecil berupa gorengan di SMK tersebut untuk di jual di kantin.  

Dan hal yang  membuat takjub beliaupun Allaah titipkan sebuah penyakit yang mesti minu obat dan medical cek up secara rutin di Rumah Sakit, sebuah perjuangan hidup yang luar biasa yang beliau lalui dengan sabar dan tanpa meneluh. Terimakasih  Mamah ola, yang secara memberikan  pembelakjaran bagi saya untuk tetap semangat menjalani hidup dengan bahagia, bersyukur dan bersabar. 

#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative

Ayok Menabung



Adakah bunda yang masih pernah dengar lagu ini..
Jajan sih boleh saja
Sisihkan buat nabung
Belanja sih boleh saja
Tak lupa nabung
Asik asik deh...

Sik asik asik nabung
Bung nabung nabung asik
Sik asik asik nabung
Bung nabung nabung asik
Bing beng bang
Yuk kita ke bank
Bang bing bung
Yuk kita nabung
Tang ting tung hey
Tau tau kita nanti dapat untung
Dari kecil kita mulai menabung
Supaya hidup kita beruntung
Mau keliling dunia ada uangnya
Juga untuk membuat istana..
……
Dulu  saya sangat hafal lagu tentang menabung ini.   Dan terasa sekali dulu kalau suka beli celengan  (tabungan) ayam, atau boneka untuk memasukkan uang di tabungan. Dan bakal balalapan sama kakak  .siapa yang paling berat tabungannya. Dan hal ini terbawa sampai saya dewasa. Mesti bisa di katakan dalam keluarga kami saya yang paling boros , tapi saya tetap saving money. 

Setelah menikah,  saya bersyukur sekali memiliki suami yang  suka menabung.   Dan ternyata suami saya lebih saving money dari saya.  Hal ini terbukti pengaturan  uang dan suamilah yang banyak mengajari saya tentang penge-pos-an keuangan keluarga kami.  Dan ini berdampak positif pada diri saya, setidakknya sekarang saya belajar untuk menekan keinginan pribadi saya yang sebenarnya bukan hal urgent. Misal pembelian baju dan buku yang berkali kali saya lakukan dalam rentang sebulan.  Saya sangat bersyukur mesti dalam keluarga  kami saving money berlaku  tapi untuk jatah jalan jalan  yang merupakan hobby bersama kami tetap  kami lakukan. Dan hal terpenting kami juga sebisanya menghindari berhutang dan kreditan barang.  Jadi pemasukan tetap bisa terkontrol. Jadi mari menabung dan jangan lupa tetap bersedekah dan mengeluarkan zakat ya bunda sayang. J

Belajar Menjahit





Setelah menikah dan merantau dan  setelah berdiskusi dengan saya  serta melihat beberapa kondisi  suami meminta saya untuk saat ini stay in home. Jadilah dengan dunia rantau yang sepenuhnya baru bagi saya suami mengusulkan saya untuk belajat menjahit.  Akhirnya saya menyetujui ide suami. Dan  kami pun menemui salah satu wali murid  untuk meminta kesedian membagi ilmu  menjahitnya. Berbagai pengalaman belajar menjahit saya  rasakan.   Baik dalam hal belajar pola dan  proses sambung menyambung  ada kain apalagi ketika salah menjahit di pastikan bakal mendedel/ mengurai kembali benang yang sudah di jahit. Kadang rasa bosan dan malas sering mendera saya, tapi lagi lagi suamilah yang memotivasi saya untuk semangat belajar. dan mengingatkan saya pada salah satu cita cita saya mempunyai butik.  Dan suami juga yang ikut serta dalam menemani saya untuk membeli buku tentang menjahit, atau menemani saya untuk berbelanja peralatan menjahit serta turut memberikan ide-ide untuk model menjahit.   Jadi kalau saya membuat baju saya sering  meminta masukkan suami dan suamipun memberikan ide idenya.  Dan saya merasa termotivasi dan terbantu J.

#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip\
#thinkcreatif

Senin, 02 April 2018

Mpek Mpek Nasi Rasa Ikan



Kurun waktu  tiga bulan, saya resmi berganti status dari seorang single menjadi istri. Sebuah peran yang luarbiasa untuk saya pribadi.  Sebelum saya menikah saya termasuk tipikal girlswork kata teman teman saya, karena saya bekerja di dua tempat.  kadang saya jarang lama di rumah apalagi kalau sudah dinas luar, di jamin saya hanya pulang sebentar ganti pakaian, kemudian kembali kepada kesibukan saya. Hal ini berimbas pada trackworking saya dalam memasuki didunia perdapuran sangat minus.  Kebetulan saya juga kurang begitu suka memasaka, kecuali terpaksa pada waktu waktu tertentu, salah satunya melaksanakan salah satu tantangan dari IIP,l evel 9 saya pilih memaksa diri untuk masuk dapur. Kebanyakan keseharian saya ketika masih lajang  untuk makan saya dengan membeli nasi plus lauk pauk. Hehehe.. jangan ditiru ya bun.. J.  Saya teringat ketika masa ta’aruf dengan suami,  salah satu hal yang saya jabarkan dengan suami saya, adalah “saya belum bisa masak”. Dan alhmdulillah suami tidak masalah tentang itu, asal kedepannya mau belajar.

Pada akhinya setelah menikah dunia perdapurapun saya lakoni, untuk beberapa masakan sedikit demi sedikit saya coba, biasanya  ketika masak saya  menengok resep yang ada di mbah google. Awal saya bertanya pada suami tentang resep, atau suami ikut terjun ke dapur mengajari saya. Suami yang cukup jago masak ketimbang saya. Tapi saya rasa ini tidak fair dan membuat saya tidak professional jadilah proses bertanya sekarang jarang saya lakukan. 

Kebetulan saya dan suami mempunyai  makanan  kesukaan yang sama.  Kami menyukai mpek mpek. Sebuah makanna khas Palembang yang bahan dasarnya ikan.  Beberapa  hari setelah kami pulang dari luarkota, saya berencana mengeksekusi ikan yang ada di kulkas. Dan beberapa sisa bahan  untuk membuat mpek mpek yang ada di dalam wadah  menanti untuk di olah. Dengan semangat 45 saya memulai.

Saya fikir saya tidak perlu membeli beberapa bahan yang ada, semua masih cukup. Ikan yang sudah tersedia saya tambahkan bumbu, seperti  garam, sedikit lada. Lalu ditambahkan sagu tani  secukupnya, kemudian saya tambah telur 1 butir, semua bahan di mixer jadi satu di tambah  potongan kecil bawang merah dan bawang Bombay, untuk membuat  rasa semakin gurih.  Saya pun mulai memaskan  minyak goreng di wajan. Dan mulai membentuk bulat mpek mpek dan menggorenngnya, kemudian setelah mpek mpek masak,  saya pun mencoba, tapi tunggu….! kenapa rasanya aneh,  padahal untuk takaran dan lainnya sesuai dengan mpek mpek yang biasa saya buat.  Saya pun memeriksa bahan bahan yang ada di wadah,  “Tepung beras”, saya pun terperanjat membaca tulisan yang tertera pada bungkus. Dan ternyata saya salah ambil bahan. Sagu yang biasa saya gunakan ternyata ada di bagian bawah. Saya melihat jam, sebentar lagi suami pulang padahal saya sudah  bilang mau membuat mpek- mpek. Kalau adonan di buang sayang, tapi untuk di sebut mpek mpek yang enak tidak mungkin. Sebenarnya  rasanya  gak parah menurut saya hehe.

Dan akhirnya saya pun mensiasati, saya olah kembali  mpek-mpek tersebut dengan penambahan bahan  yaitu sagu, telur dan bumbu.  Akhirnya pilihan membuat mpek mpek dos* (di masak dengan cara di goreng tanpa di rebus dahlulu), tidak jadi. Rencanakan saya ganti dengan mpek mpek biasa. Dan tidak selang selesai penggorengan dan membuat cuka, suami  pulang dari kerja. Alhamdulillah beliau makan dengan lahap mpek mpek tersebut, dan saya pun lega, rasanya tidak sia-sia saya berkutat di dapur hari ini. J
 
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative


Berdagang Itu Asyik



Selain mengajar, suami pun mempunyai kegiatan  sampingan yaitu berdagan kecil kecilan yang d titip di kantin sekolah.
Berdagang memang sudah lam suami lakoni. Semenjak menjadi anak rantau suami memutar otak agar uang yang di kirim dari orang tuanya cukup untuk biaya hidup perbulan. Dan uang kiriman yang relative kecil utuk biaya hidup plus kebutuhan kuliah ternyata tidak cukup. Mulailah  suami mendapat ide untuk berdagang kecil kecilan.

Dan kegiatan dagang kecil kecilan ini pun tetap berlanjut ketika kami menikah.  Setelah kami menghitung anggaran perbulan, dan saving money.  Dan sangat terasa sekali lewat Berdagang kecil kecilan  yang di lakoni suami cukup membantu perekonomian kami.Kadang suami membuat varian menu baru,  atau menambah porsi dagangan, kalau ada kegiatan kegiatan di sekolah. 

Dan kegiatan ini membuat saya bersyukur dan belajar untuk  tidak boros dalam membelanjakan uang. Hehhe.

#tantangan10hari
#level9#
kuliahbunsayiip
#be creative think creative
#thinkcreative

"Be Creative, Think Creative”

Mari berseluncur dengan google maps

 Google maps adalah salah satu aplikasi dari google  sebuah layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360°, kondisi lalu lintas, dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, mobil,  sepeda (versi beta),  atau angkutan umum.  

Disinilah cerita bermula. Saya yang hobby traveling tapi untuk berbagai aplikasi layanan yang ada di google untuk para traveler  jarang saya guanakan. Dan  setelah menikah. Saya  bersyukur karena suamipun hobby traveling  juga. Traveling pertama kami pilih kota Yogja sebagai  destiansi wisata.

“Perjalan akan membuat mu tahu tentang karakter seseorang,”  dan kata kata itu menurut saya  ada benarnya juga. Kami yang menikah lewat proses taaruf pun cukup terbantu dalama traveling ini belajar memahami karakter masing masing.  Dan hal yang saya amati. Ketika jkami berwisata, baik Alam atau kuliner suami menyempatkan  memoto  objek yang ada di tempat tersebut.

“Ini untuk buat review di google maps dek, lewat google maps kita  saling membatu. Dengan mereview suatu tempat secar gak langsung saling memberi informasi untuk yang lain. Lumayan kalau kita aktif buat review dapet reward loh”, terang suami saya.  Dan suami pun menunjukan  bonus  dari google maps  dapat potongan harga untuk menginap di salah satu hotel.

Dan memang terasa sekali manfaat dalam google maps. Ketika kami memilih penginapan, tempat makan dan wisata alam  kami terbantu dengan  review orang  yang memang sudah kesana,  kalau banyak yang komen negatif dari pengguna google maps kami mengurungkan niat kami untuk ketempat tersebut. Dan  kalau banyak komentar positif kami masukkan di daftar kunjungan selain itu kami mencari info lewat Pengemudi online yang mengantar kami dan itu cukup membantu kami.

“Hayo mulai nulis review dek,” lanjutnya menyemangati saya. Saya hanya mengangguk.  Dan ini PR untuk saya. Karena saya belum download aplikasinya J.


#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip

#thinkcreative

Temukan Kebahagiaanmu

Bicara soal bahagia ada aktivitas yang membuat bahagia yang terdiri dari dua hal yakni aktivitas yang disukai dan bisa dilakukan...